Pergi ke BAWAH  

Monday, 29 March 2010

Yang Menjadikan Do'a Terjawab

Assalamu'alaikum Wr Wb....

Sahabat Fushilat yang di Rahmati Allah SWT

Yang sedang membangun kehidupan yang sejahtera, yang sedang memimpikan keluarga bahagia dan yang sedang menjalani kehidupannya rahmat bagi semua jiwa yang dilayaninya....

mudah-mudahan kita semua selalu dikaruniakan kesehatan dan kebahagiaan

Allah SWT Yang Maha Kaya adalah juga Yang Maha Mendengar, yang sudah tentu berarti bahwa Dia telah mendengar doa, harapan, dan permintaan-perminta an kita - bahkan jauh sebelum kelahiran kita.
Sehingga, sebetulnya bukan banyaknya jumlah permintaan kita dan bukan besarnya jumlah perkalian dalam mengulangi doa, yang menjadikan permintaan kita didengar dan dikabulkan.
Karena Maha Besar-nya kekuasaan Allah, sebetulnya - jika memang diperlukan, hanya dibutuhkan satu helaan pendek dari nafas yang penuh harapan, untuk memulai pencurahan berkah kesehatan, hati yang damai, keluarga yang indah, kekayaan yang meruah, kekuasaan yang menggelegar, dan nama baik yang hidup terus sepeninggal kita.
Allah SWT juga tidak membutuhkan pemberitahuan berulang-ulang dan berlarut-larut mengenai yang kita pikir kita perlukan, karena Beliau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui, termasuk mengetahui bahwa yang kita minta adalah bukan yang kita inginkan, tapi kita butuhkan.
Bukan banyaknya pengulangan permintaan, tetapi indahnya ALASAN bagi permintaan kita, yang menjadikan permintaan itu dikhususkan.
Dan bukan permintaannya yang menjadikan permintaan itu terjawab, tetapi apakah yang kita LAKUKAN dalam permintaan itu, yang menjadikan permintaan itu terjawab.
Yang kita lakukan itulah, yang dimaksud oleh Allah sebagai UPAYA.
Dan upaya yang menjadi pengubah nasib, adalah upaya baik.
Dan upaya baik, adalah pekerjaan yang memperbaiki kehidupan, baik yang memperbaiki kehidupan sendiri, dan terutama yang memperbaiki kehidupan sesama.
Dan yang ingin menjadi pribadi yang diutamakan penjawaban doanya oleh Tuhan, harus menjadikan dirinya sebagai rahmat bagi sesama.
Dan dia yang ingin menjadi yang betul-betul disayangi Allah, dia menjadikan kehidupannya sebagai doanya, agar dia menjadi pelayan bagi pemuliaan kehidupan sesamanya dan sebagai pelestari dari keindahan semua ciptaan Allah di alam.
Dan bagi jiwa yang ikhlas menjadikan kehidupannya sebagai doanya, Tuhan sudah akan memenuhi kebutuhan dan keinginannya, bahkan sebelum dia meminta, bahkan sebelum dia merasakan kebutuhan, bahkan sebelum dia menginginkan, dan bahkan saat dia tidak mengetahui apa yang dapat dimintanya dari Allah SWT.
Apakah ada kedudukan yang lebih tinggi dan lebih mulia daripada didudukkan sebagai kekasih Allah?
Lalu, mengapakah ada orang-orang yang telah dimuliakan oleh Allah dengan kelengkapan kemanusiaan dan keduniaan yang besar, tetapi berlaku palsu dalam kesantunannya, berlaku khianat dalam pergaulannya, dan bermuslihat menipu kemanusiaan - untuk mengukuhkan kekuasaan dengan cara-cara yang menjadikan mereka kekasih kegelapan?
Maha suci Allah dari kesalah-pengertian kita mengenai kasih sayang-Nya kepada kita.
Allah-lah yang memuliakan seorang petani miskin yang jujur, di atas seorang raja yang kejujurannya hanya setebal kulit wajah.
Marilah kita didikkan kepada anak-anak kita, bahwa
Kesederhanaan yang jujur adalah lebih mulia daripada kebangsawanan yang tidak amanah.
Maka, marilah kita ikhlaskan diri kita untuk menajamkan pikiran kita hanya dengan yang baik-baik, memuliakan hati kita hanya dengan yang baik-baik, dan mengindahkan perilaku kita hanya dengan yang baik-baik.
Mudah-mudahan dengannya, kita menjadi jiwa yang tidak harus meminta, untuk diberi.
Mudah-mudahan Allah segera menunjukkan kepada kita bukti nyata bahwa kita adalah jiwa yang diperhatikan- Nya, yang dikasihi-Nya - dengan menjawab setidaknya satu dari doa-doa yang telah lama menjadi untaian pemujaan kepada Allah yang menjadi irama dan aroma keindahan hati Kita.
Mudah-mudahan Allah SWT berkenan menunjukkan sedikit kegaiban kepada kita hari ini atau esok, agar lebih lapang dan lega hati ini, karena kita mengetahui dengan sesungguh-sungguhn - bahwa pengabdian kita selama ini berada sepenuhnya dalam pengetahuan Allah, dan bahwa Allah telah lama tersenyum bangga memperhatikan kesungguhan kita untuk menjaga kemuliaan diri ini - sebagai kekasihNya.

Semoga kita mendapat kan Ridhonya sampai tersambung di SurgaNya.
aamin.

Sampai kita bertemu suatu ketika nanti ya?

Mohon Maaf atas segala salah dan khilaf selama ini....^_^

Loving you all as always coz Allah...and stay in here for Islam

Wassalamu'alaikum.

Ditulis oleh: Desi Apriani
Ikon ini merupakan link ke situs bookmark sosial dimana pembaca dapat berbagi dan menemukan halaman web baru.
  • Digg
  • Sphinn
  • Delicious
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • 0 komentar:

    Catatan Kaki:



    Kotak komentar pada artikel ini masih kosong, Silahkan diisi untuk menambah semangat kami untuk terus berkarya memberikan informasi kepada anda semua yang membaca di blog ini

    Tak ada yang bisa kami berikan selain ucapan terima kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap artikel-artikel Fushilat 2004

    Post a Comment

    Isi Buku

    Live Traffic Map

    About This Blog

    Blog Ukhuwah dan Silaturrohim Angkatan 2004 PNJ

    Anggota

    Blog Stats

    PageRank


    Guestbook

      © Blogger template 'Perfection' by Ourblogtemplates.com 2008 | Edited by IndrakidzDotNet  ©2010

    Kembali ke ATAS